Archive for the ‘lingkungan kita’ Category

Skripsi Ramah Lingkungan

Posted: February 15, 2011 in lingkungan kita

Kertas menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menunjang pendidikan. Walaupun teknologi digital menjadi alternative, kebutuhan kertas masih menjadi pendukung utama mengingat akses teknologi masih belum menjangkau semua lapisan masyarakat. Hasil survey oleh Spire Research pada Maret 2008, diperoleh data bahwa terjadi peningkatan konsumsi kertas oleh 40% perusahaan di Indonesia Konsumsi kertas yang semakin meningkat dapat [...]

Pemanasan global menjadi isu bahasan penting di negara-negara di seluruh dunia. Para kepala negara di seluruh dunia selalu menyisipkan isu ini pada pertemuan tingkat regional maupun internasional. Begitu pentingnya isu ini, belum lama ini Panitia Pemberi Nobel, The Norwegian Nobel Committee menganugerahkan Nobel Perdamaian kepada Albert Alnorld Gore Jr dan Interngovernmental Panel of Climate Change [...]

AMDAL

Posted: February 16, 2008 in lingkungan kita

v Terminologi Analisis Dampak Lingkungan atau disingkat Andal sebenarnya sudah dikemabangkan oleh beberapa negara maju sejak tahun 1970 dengan nama Environmental Impact Analysis atau Environmental Impact Assesment yang kedua-duanya disingkat EIA. Setelah menerima saran penerjemahan dari beberapa pihak, akhirnya Pemerintah Indonesia, khususnya Kantor Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkugan HIdup (PPLH) yang kemudian menjadi Kantor [...]

by: JR Pahlano DAUD published: Harian Komentar, Sulutlink (27 Maret 2006), Kandungan air bumi sangat berlimpah, volume seluruhnya mencapai ~1.4 milyar km3. Lebih dari 97 persen merupakan air laut, 2 persen berupa gunung-gunung es di kedua kutub bumi dan sekitar 0,75 persen air tawar yang mendukung kehidupan makhluk hidup di darat. Dari luas permukaan bumi [...]

Para pakar lingkungan dunia selama bertahun-tahun telah mencoba mengumpulkan bukti-bukti ilmiah yang dapat menjelaskan fenomena alam ini, dan hasilnya cukup mengejutkan yaitu berupa, iklim mulai tidak stabil pada bulan Juni 1998 di Tibet terjadi gelombang udara panas, temperatur berkisar 25 derajat Celcius selama 23 hari, kejadian tersebut belum pernah terjadi sebelumnya. Kawasan Siberia, Eropa Timur [...]