lingkungan kita

AMDAL


v Terminologi

Analisis Dampak Lingkungan atau disingkat Andal sebenarnya sudah dikemabangkan oleh beberapa negara maju sejak tahun 1970 dengan nama Environmental Impact Analysis atau Environmental Impact Assesment yang kedua-duanya disingkat EIA.

Setelah menerima saran penerjemahan dari beberapa pihak, akhirnya Pemerintah Indonesia, khususnya Kantor Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkugan HIdup (PPLH) yang kemudian menjadi Kantor Menteri Negara Kependudukan dan LIngkungan HIdup (KLH), menetapkan terjemahan EIA menjadi Analisis Dampak Lingkungan yang pada awalnya disingkat ADL, kemudian diubah lagi menjadi ANDAL.

Setelah dilakukan studi secara mendalam, dirumuskanlah Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau disingkat AMDAL sebagai suatua analisis mengenai dampak lingkungan dari suatu proyek yang meliputi pekerjaan evaluasi dan pendugaan dampak proyek dari bangunannya, prosesnya maupun sistem dari lingkungan hidup manusia.

v Kegunaan AMDAL

AMDAL memiliki peranan dalam :

  1. Pengelolaan Lingkungan

Dalam melakukan kegiatan pengelolaan lingkungan diperlukan adanya susunan rencana pengelolaan lingkungan. Susunan rencana pengelolaan lingkungan baru dapat dilakukan setelah diketahui dampak-dampak yang akan terjadi akibat proyek yang akan dilakukan. Di sinilah peranan penting AMDAL agar proyek pembangunan yang dilakukan tidak memberikan dampak buruk bagi lingkungan.

  1. Pengelolaan Proyek

Dalam pengelolaan proyek, peranan AMDAL adalah terlebih dahulu melakukan fase-fase berikut :

a) Fase Identifikasi

b) Fase studi kelayakan

c) Fase desain kerekayasaan (engineering design) atan fase rancangan

d) Fase pembangunan proyek

e) Fase proyek berjalan atau fase proyek beroperasi

f) Fase proyek telah berhenti beroperasi atau pasca opeasi (post operation)

  1. Pengambilan Keputusan

Dari hasil AMDAL, dapat diketahui apakah suatu aktivitas pembangunan akan berdampak baik atau buruk pada lingkungan. Pemerintah pun akan mengambil keputusan dari hasil AMDAL tersebut. Jika berdampak baik, maka pembangunan akan dilanjutkan secara berkesinambungan. Akan tetapi jika kegiatan pembangunan tersebut berdampak buruk pada lingkungan, maka kegiatan tersebut tidak akan dilakukan atau dilakukan alternatif-alternatif lain yang dapat menghilangkan atau meminimalisasi dampak negatif tersebut.

  1. Dokumen yang Penting

Laporan AMDAL merupakan dokumen penting yang merupakan sumber informasi yang sangat bermanfaat untuk berbagai keperluan :

a) Sebagai informasi pembanding dalam hasil analisis

b) Sebagai sumber informasi yang penting untuk proyek yang akan dilaukan di daerah dekat lokasi tersebut.

c) Dokumen penting yag dapat digunakan di pengadilan dalam menghadapi tuntutan proyek lain, masyarakat atau instansi pengawas.

Secara umum, kegunaaan AMDAL adalah :

a) Mencegah agar potensi sumberdaya alam yang dikelola tidak rusak.

b) Menghindari efek samping dari pengelolaan sumber daya alam.

c) Mencegah terjadinya perusakan lingkungan akibat pencemaran, sehingga tidak mengganggu kesehatan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat.

d) Mengetahui manfaat yang berdaya guna dan berhasil guna bagi bangsa, negara, dan masyarakat.

v Kegiatan yang perlu dilengkapi AMDAL antara lain :

1) Perubahan bentuk lahan dan bentuk alam.

2) Eksploitasi sumberdaya alam

3) Proses dan kegiatan yang secara potensial dapat menimbulkan perusakan, pemborosan, dan kemerosostan pemanfaatan sumberdaya alam dan energi pemanfaatan tanah tanpa konservasi, penggunaan energi yang tidak diikuti dengan teknologi yang dapat mengefisienkan pemakaiannya.

4) Proses dan hasilnya yang mengancam kesejahteraan penduduk, pelestarian kawasan konservasi alam dan cagar budaya.

5) Intoduksi jenis tumbuhan atau hewan baru yang dapat menimbulkan jenis penyakit baru.

6) Pembuatan dan penggunaan bahan hayati fan non hayati.

7) Penerapan teknologi yang diperkirakan mempunyai potensi mempengaruhi lingkungan.

v Skoping (Pelingkupan)

Skoping dalam AMDAL diartikan sebagai prises untuk menemukan atau menetapkan dampak penting atau masalah utama (main issue) dari suatu proyek terhadap lingkungannya.

Kegunaan skoping dalam AMDAL :

a) Identifikasi main issue dari suatu proyek.

b) Menetapkan komponen-komponen lingkungan yang akan terkena dampak nyata.

c) Menetapkan strategi penelitian pada komponen ligkungan yang akan terkena dampak.

d) Menetapkan indikator dari komponen lingkungan yang akan diukur.

e) Efisiensi waktu studi AMDAL.

f) Efisiensi biaya studi AMDAL.

g) Komponen-komponen lingkungan yang ditetapkan sedikit atau tidak sama sekali tidak akan terkena dampak tidak akan dievaluasi lagi.

Macam skoping :

1) Skoping sosial

Skoping yang menetapkan dampak penting berdasarkan pandangan dan penilaian masyarakat.

2) Skoping ekologis

Skoping yang menetapkan dampak penting berdasarkan nilai-nilai ekologi atau peranannya di dalm ekologi

3) Skoping kebijaksanaan dan perencanaan

Proses dari skoping untuk menetapkan secara cepat pilihan dari suatu proyek, menganalisis masalah yang akan timbul dan menghasilkan saran strategi dalam menjalankan atau membatalkan suatu proyek.

v Dampak Lingkungan

1) Dampak Fisik dan Kimia

a) Dampak kebisingan

b) Dampak pada kualitas udara

c) Dampak pada kuantitas dan kualitasair

d) Dampak pada iklim atau cuaca

e) Dampak pada tanah

2) Dampak Biologis

Dampak biologis disebabkan karena faktor-faktor biologis yaitu berbentuk sebagai flora dan fauna. Dampak tersebut akan berpengaruh pada perubahan komunitas dan penyebarannya. Perubahan ini dapat membahayakan spesies tersebut dan menyebabkan kepunahan.

3) Dampak Sosial-Ekonomi

Dampak setiap proyek harus positif bagi masyarakat setempat, nasional, atau internasional. Proyek yang dilakukan harus dapt meningkatkan kehidupan sosial ekonomi minimal pada masyarakat sekitarnya.

4) Dampak Sosial-Budaya

Pada aktivitas proyek, ternyata selain ditemukannya dampak sosial-ekonomi, juga terdapat dampak sosial-budaya. Hal ini dikarenakan kedua aspek ini berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat yang juga mendapat dampak dari pembangunan.

v Partisipasi Masyarakat

Pelaksanaan proyek pembangunan tidak lepas dari partisipasi masyarakat. Akan tetapi partisipasi masyarakat tidak selalu menimbulkan manfaat, tetapi juga menimbulkan kerugian.

Manfaat partisipasi masyarakat :

1) Masyarakat mendapatkan informasi pembangunan di daerahnya, sehingga mengetahui dampak yang akan terjadi dan cara menanggulanginya.

2) Masyarakat akan ditingkatkan pengetahuannyamengenai masalah pembangunan dan lingkungan.

3) Masyarakat dapat menyampaikan informasi dan pendapatnya pada pemerintah.

4) Perhatian dari pemerintah dalam proyek pembangunan pada masyarakat akan meningkat.

Kerugian partisipasi masyarkat :

1) Informasi yang masuk dari masyarakat bermacam-macam bentuknya, tergantung latar bealkang dan kepentingan dari masyarakat, sehingga menyulitkan dalam pengambilan keputusan.

2) Informasi / pendapat diberikan oleh masyarakat yang kurang mengetahui masalah proyek pembangunan.

3) Kalau ada perbedaan pendapat antara kelompok masyarakat, maka akan timbul ketidakpuasan pada kelompok yang pendapatnya tidak diambil sebagai keputusan dari pemerintah.

4) Dimanipulasi untuk kepentingan pribadi atau kelompok masyarakat yang tidak baik.

One thought on “AMDAL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s