tentang islam

ssst, nikah? why not


Tanggal berapa gitu,( saya lupa ) ada seminar pranikah yang diselenggarakan di MIPA. Subhanallah, walaupun liburan ternyata banyak juga yang hadir mencapai 100an orang. Selama 1 hari, pembicara mengupas banyak hal, apa saja? (ini cuma resume slide, kalo kurang enak dibaca muuph ya..)

Ada 3 aspek yang dibahas yaitu; kesehatan reproduksi, psikologi pranikah, dan persiapan menikah. Nah disini, ada poin poin yang kemarin dibahas. Cekidot!!!

Kesehatan reproduksi

Materi ini dibawakan oleh dr. Mia Elhidsi. Berdasarkan WHO, kesehatan manusia seutuhnya meliputi kesehatan fisik (biologik), kejiwaan/mental, sosial, dan spiritual Salah satu nya meliputi kesehatan reproduksi. Dalam seminar, beliau menjelaskan tentang organ reproduksi bahkan bagaimana terjadinya kehamilan. Dalam slidenya dijelaskan, tentang hak reproduksi dan seksual yang harus kita ketahui, Menurut Prof. Abdul Rahim Amran ada 7, yaitu:

  1. Mempunyai anak dari ikatan pernikahan
  2. Bebas dari paksaan, diskriminasi, dan kekerasan berkaitan dengan sistem & fungsi reproduksinya
  3. Memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas
  4. Jaminan keamanan & kesehatan reproduksi
  5. Pendidikan dan penyuluhan kesehatan
  6. Kehidupan seksual yang memuaskan dan aman dalam ikatan pernikahan

Islam juga mengatur tentang hak-hak reproduksi, yaitu

  1. Perencanaan keluarga à konseling pranikah dan genetik
  2. Perencanaan kelahiran anak
  3. Usia ibu pada kelahiran anak pertama min. 18 th, dan max. 40 th
  4. Jarak antara dua kehamilan adalah 3 – 4 th (untuk kesehatan ibu dan bayinya juga lhooo)
  5. Jumlah anak disesuaikan dg kesehatan ibu
  6. Hindari kehamilan resiko tinggi
  7. Wajib perawatan kehamilan dan persalinan untuk kehamilan pertama
  8. Pemberian ASI dan tidak ada kehamilan selama menyusui
  9. Penggunaan kontrasepsi setelah konseling medik dan dilakukan pemantauan berkala
  10. Penting dilakukan pengelolaan kasus – kasus ketidaksuburan

Nah berarti, sebelum menikah harus menjaga kesehatan reproduksi. Gimana caranya?

  1. Jaga kesehatan umum sejak anak – anak
  2. Kenali organ reproduksi
  3. Kenali penyakit pada organ reproduksi
  4. Manfaatkan masa reproduksi sehat
  5. Cara cebok yang benar >>dari depan ke belakang
  6. Mencukur rambut kemaluan
  7. Mengetahui siklus tubuh terutama haid
  8. Melakukan SADARI (You know lahh, periksa payudara sendiri)
  9. Melakukan Pap Smear (yang ini buat yang sudah nikah,, biasanya akan dilakukan biopsy jaringan di mulut rahim lalu di cek apakah ada perubahan sel atau gak..)
  10. Berhati-hati menggunakan toilet umum (jangan sembarangan pilih,,kalo meragukan pindah ke tempat lain aja)
  11. Jaga tetap kering
  12. Pemilihan bahan pakaian (bahan yang bikin gerah, membuat daerah kewanitaan lembab lho)

Masih ada yang bingung dengan istilah-istilah di atas?

Sadari..

Itu singkatan dari periksa payudara sendiri. Anda dapat melakukan setiap bulan, setelah haid. Bila ditemukan benjolan, segera ke dokter Jika terdapat benjolan, tidak perlu khawatir, karena 9 dari 10 benjolan ternyata bukan kanker.

Pap smear

Pemeriksaan Pap smear (tes Pap) dilakukan di dokter, bidan, lembaga kesehatan. Gunanya untuk mendeteksi adanya perubahan sel mulut rahim stiap 1x dalam 1 tahun. Ingeet, ini dilakukan bagi mereka yang sudah menikah. Jika  3 x pemeriksaan ber-turut2 normal, dapat dilakukan setiap 2-3 tahun sekali.

Keputihan

Artinya Keluarnya cairan selain darah yang  berlebihan  dari  vagina. Tenang aja, 80% wanita di dunia pernah  mengalaminya kok. Jenis Cairan :   fisiologik  (normal keluar) atau patologik (karena ada penyakit). Trus apa ciri2 keputihan yang bukan penyakit? Ciri-cirinya; Berwarna putih atau jernih, Cair, Tidak berasa sakit / panas/ pedih/ gatal dan Banyaknya berubah tergantung siklus haid. Keputihan terjadi saat-saat tertentu yakni menjelang haid, masa subur, saat stress (fisik/psikis), saat terangsang seksual, pada pengguna kontrasepsi. Next..keputihan karena faktor penyakit dapat disebabkan oleh infeksi, allergi, penyakit kronis, kondisi kronis,  tumor jinak/ganas, iritasi/perlukaan, keputihan pada anak kecil.

OK2 lanjut nih ya..sebelum nikah apa yang harus dicek untuk kamu dan calon pasanganmu?

n      Pemeriksaaan riwayat kesehatan

n      Pemeriksaan fisik

n      Pemeriksaan rontgen paru – paru

n      Pemeriksaan EKG (untuk jantung)

n      Tes darah lengkap

n      Pemeriksaan Laboratorium TORCH

n      Pemeriksaan gula darah

n      HbsAg dan antiHbsAg (hepatitis),

n      HIV,VDRL dan TPHA (PMS)*

n      Widal (peny. Tipus)

>> banyak bgt ya T_T.. ya, untuk kebaikan bersama sih..

Sebelumnya juga vaksinasi terlebih dulu; Vaksinasi hep. B dan Vaksinasi TT (Anti tetanus) (bagi wanita). Menjaga kesehatan reproduksi itu bentuk pertanggungjawaban kita kepada Allah SWT, makanya menjaga kespro dimulai sejak dini, bukan hanya setelah menikah. Sip sip deh..

PSIKOLOGI PRANIKAH

Kapan nikah? Nanti kalo uda ketemu calonnya..yee bukan itu maksudnya. Nikah itu; Rata-rata pada tahap perkembangan dewasa muda (usia 20-40 tahun), keadaan fisik berada pada kondisi puncak dan kemudian menurun secara perlahan. Sisi psikososial >>terjadi proses pemantapan kepribadian dan gaya hidup, Sisi biologis>> membuat keputusan tentang hubungan yang intim. (Papalia, Olds, & Feldman, 2001; Santrok, 2002, dalam Chairy, 2006).

Apa bekal pernikahan?

—        Pemahaman

—        Komitmen

—        Cinta

Nah lhoo pemahaman apa neeh? Yup cekidot,,

—        Pemahaman diri dan calon pasangan (kenali lebih dekat..>>kayak lagu sherina)

—        Pemahaman arti pernikahan (akan dibahas lebih lanjut^^)

—        Pemahaman motivasi pernikahan diri dan pasangan

—        Pemahaman pengetahuan (terutama agama) serba-serbi pernikahan

Bicara tentang komitmen,, apa aja nih?

  1. Komitmen memungkinkan seseorang berkorban untuk pasangannya (Waite & Gallagher, dalam Chairy, 2006)>> ya.. saling berkorban lah
  2. Komitmen dalam pernikahan juga terwujud dalam keputusan untuk mendidik anak bersama.

Next,, ada lagi bekal cinta. Cinta nya macem2 liat aja,,

—        Passionate Love   : reaksi emosional  yang meliputi gelora & gairah

Biasanya di masa perkenalan.

—        Companiate Love : kasih sayang meliputi percaya & toleransi. Tumbuh dan berkembang sejalan dengan usia pernikahan. Lebih dewasa dan bersifat jangka panjang.  (Hatfield, dalam Lubis, 2002, dalam Chairy,2006)

Ketrampilan apa yang dibutuhkan?

—        KomUnikasi efektif,

—        Problem solving,

—        ekspresi cintA,

—        hubungan Seks.

Qt bahas satu2..

Komunikasi efektif

—        Gaya komunikasi dipengaruhi oleh cara komunikasi dalam keluarga mereka sendiri, kondisi emosi dan fisik, dan juga pengalaman sebelumnya.

—        Pria cenderung bicara singkat dan padat, bosan mendengarkan cerita yang panjang, dan ingin selalu memberikan solusi. Sedangkan, wanita senang bercerita mendetil, ingin didukung, namun belum tentu membutuhkan solusi. (Nah kalo ga saling memahami, bisa ribut mulu tuh.. yang satu pgn gini, yang satu pgn gitu)

—        Pria bicara dengan melibatkan fakta tanpa perasaan, sedangkan wanita, kebalikannya; melibatkan perasaan serta pengalaman subyektif.

—        Umumnya pria memerlukan waktu untuk berpikir sendiri atau menjauh dari pasangannya.

Problem solving

—        2 masalah yang muncul dalam pernikahan, yaitu masalah yang berulang serta masalah yang bisa dipecahkan.

—        Masalah berulang, terkait sifat pasangan >> terima apa adanya dia.

—        Masalah yang bisa dipecahkan >> dimusyawarahkan

 

Ekspresi cinta^^

—        words of affirmation (ungkapan afirmasi). Bentuknya antara lain: kata-kata yang membesarkan hati, ungkapan dengan nada suara lembut, permintaan dengan kerendahan hati, atau pujian.

—         quality time (waktu berkualitas). Bentuknya antara lain: memberikan perhatian penuh, kasih sayang dan  menikmati kebersamaan. Menikmati kebersamaan ini bisa berupa komunikasi timbal balik (saling mendengar dan bercerita) dan melakukan kegiatan bersama. Nah kalo ini bisa dilakukan secara spontan, misalnya jalan2..lakukan hal2 kecil bersama-sama.

—        receiving gifts (menerima hadiah). Bentuk ungkapan cinta ini adalah yang paling mudah dipelajari. Contohnya adalah memberi hadiah dan kejutan.

—        physical touch (sentuhan fisik). Bentuknya antara lain: pijatan, kecupan, menggandeng tangan, mengusap punggung, dll. Ungkapan sentuhan ini sangat efektif dalam mengkomunikasikan cinta.

—        acts of service (pelayanan). Memberikan bantuan pada  pasangan ketika sedang membutuhkan bantuan. Bantuan ini hanya akan memperkuat rasa cinta jika dilakukan dengan senang hati, bukan karena rasa bersalah atau terpaksa.

 

Hubungan seks

—        Ketrampilan hubungan seksual yang dimaksud disini adalah segala kegiatan, mulai dari bersentuhan, hingga bersanggama.

—        Seks adalah sebuah aspek penting dalam pernikahan dan nantinya akan mempengaruhi kepuasan pasangan dalam pernikahan.

—        Seks mempengaruhi kesehatan mental seseorang

Masalah yang sering dijumpai:

—        frekuensi hubungan seksual tidak sesuai ,

—        tidak puas dalam berhubungan seks, namun tidak berani mengutarakannya,

—        kehadiran anak seakan menjadikan hubungan seks menjadi kurang penting,

—        perasaan cinta dan gairah menurun drastis, dan

—        disfungsi seksual.

PERSIAPAN PRANIKAH

Menikah adalah menggabungkan dua sejoli dalam satu ikatan  keluarga (akad) , yang menjadikannya halal untuk berhubungan badan, dengan memperhatikan aturan/ syari’at Allah. Dalilnya ada di Qs. An-Nisaa’ (4) : 3,Qs. An-Nuur (24) : 32

Qs. Ar-Ruum (30) : 21,

Hadits : Abdullah bin Mas’ud ra berkata: Rasulullah saw bersabda kepada kami :

Wahai kaum muda, barangsiapa di antara kamu telah mampu berumah tangga, maka kawinlah, karena kawin dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Dan barangsiapa belum mampu, hendaklah berpuasa, karena yang demikian dapat mengendalikanmu” (Hr. Bukhori dan Muslim)

Hadits : Anas bin Malik ra, ia berkata : Rasulullah memerintahkan kami untuk berumah tangga dan melarang kami membujang. Beliau bersabda “Kawinlah dengan wanita yang banyak anak dan besar kasih sayangnya, karena aku bangga di hadapan para Nabi terdahulu kelak di hari kiamat” (HR. Ahmad dan disahihkan oleh Ibnu Hibban)

Sebelum dilaksanakan, ketahui tujuan dan luruskanniat..tujuannnya: Mencari ridho Allah swt, Mengimani ayat-ayat Allah (Kauniyyah dan Qouliyyah),Mengikuti sunnah Nabi saw, dan Meneruskan risalah Islamiyyah.

Next, apa hikmah nikah itu? Agama: Saling nasihat menasihati dalam keimanan dan ketaqwaan, Saling tolong menolong dalam berda’wah, Mencetak generasi Robbani. Sosial : Memelihara kemaluan (dari perbuatan terlarang, seperti berpacaran, berpandangan, zina), Memberikan rasa tentram (sakinah), cinta (maddah), kasih sayang (rahmah), Memperbanyak keturunan, Memelihara kemuliaan keturunan

Ekonomi : Mencukupkan rizqi. Kesehatan;    Menjauhkan diri dan keluarga dari penyakit yang diakibatkan dari hubungan di luar nikah. Banyak kan??

Hukum alam yang tertera pada surat An-nur: 2 dan 3: Laki-laki pezina tidaklah menikah kecuali dengan perempuan pezina atau perempuan musyrik…Perempuan pezina tidaklah menikah kecuali dengan laki-laki pezina atau laki-laki musyrik…

Pesan pembicara ^^:

  1. Jauhkan diri dari segala pintu-pintu zina (memandang, mengobrol, bersuratan/ber-sms-an, berduaan/berinteraksi intensif, menghayalkan lawan jenis). (Sip sip!)
  2. Bekali diri dengan aqidah yang kokoh melalui kajian ilmu agama (mengikuti program tarbiyah) (Sip sip!)
  3. Melibatkan diri dalam aktivitas da’wah dan amal sholeh lainnya
  4. Mengkondisikan keluarga (ayah dan ibu) dengan persepsi yang sama tentang pernikahan islami. (tuh benerkan..duh kapan ni)
  5. Pahami pernikahan sebagai sebuah rumah baru bagi perjuangan, bukan peristirahatan terakhir kita. (Ganbatte ne!)
  6. Memilih suami berdasarkan pemahamannya dan pengamalannya terhadap tuntunan agama, jangan tertipu dengan tampilan luar. (se tujuh)
  7. Belajarlah sungguh-sungguh, sehingga kuliahmu selesai pada waktunya (Amin ya Allah >_< smg 2011 selesai)
  8. Menikahlah sesegera mungkin setelah engkau wisuda (no comment..gatau buu.^^?)
  9. Didiklah anak-anakmu dengan kasih sayang dan ajarilah mereka untuk mengenal Rabb-mu, Rasul-mu dan Al-Qur’an (insya allah^^)
  10. Cintailah suamimu dengan bingkai Cinta kepada Allah, hormatilah ia dan ta’atlah kepadanya (insya allah ^^)
  11. Janganlah berhenti mengembangkan ilmumu, akltivitas da’wahmu walau telah bertambah kesibukanmu sebagai ibu dan istri. (Ganbatte ne!)
  12. Berdo’alah kepada Allah, meminta agar engkau diberi kebahagiaan dalam kehidupan berumah tanggamu kelak. (Amin ya Allah >.<)

Kesimpulannya; Tidak ada pernikahan yang sempurna. Pernikahan adalah proses menuju kesempurnaan dan kematangan dua pribadi.

Short quote:

Simpan dan berikan cintamu untuk orang yang kelak mendampingi mu..

keep faith !!!

2 thoughts on “ssst, nikah? why not

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s