Uncategorized

BERBURU BEASISWA?!


Kuliah memang tidak membutuhkan biaya sedikit. Untuk memenuhi sendiri kamu dapat bekerja sambilan ataupun mendapatkan beassiswa. Berbicara tentang beasiswa, siapa sih yang nggka mau kuliah gratis atau minimal mendapat ‘uang saku’ tiap bulannya? Mencari beasiswa memang gampang-gampang susah. Mudah karena berlimpah, apalagi di UI. Disisi lain agak susah karena terkadang beasiswa teresbut tidak sesuai dengan criteria apalagi jika kalah ‘gesit’ dalam berburu beasiswa.

Besiswa terdiri dari berbagai macam jenis. Biasanya beasiswa dapat dikategorikan sebagai berikut:

1. Beasiswa luar negeri, contoh nya adalah untuk luar negri adalah beasiswa AMINEF, AUSAID, FULBRIGHT, dll

2. beasiswa dalam negeri. Untuk dalam negeri contohnya adalah Supersemar (almarhum), Sampurna Foundation, Beasiswa dari Universitas or Yayasan dari dalam negeri lainnya.

3.  Beasiswa swasta Beasiswa dari pemerintah biasanya melalui institusi seperti STAN, Akademi TNI/Polri, Departemen2 pemerintah seperti Deplu, BI, Depkeu, Dikti, PPA-BBM dll

4. Beasiswa pemerintah.Untuk swasta biasanya dari perusahaan perusahaan seperti Beasiswa Pertamina, Exxon, Epson, Daihatsu, astra, unilever dll.

5 Beasiswa ikatan dinas Beasiswa ikatan dinas bersifat mengikat kepada penerima beasiswa untuk melakukan ikatan. Contoh; STIS, Sugar Group dll.

6. Non ikatan dinas. Untuk non ikatan dinas, pemberi beasiswa memberikan kebebasan kepada penerima beasiswa untuk menentukan setelah kelulusan. Misalnya; Tanoto foundation dll

Informasi-informasi beasiswa tersebut dapat kamu peroleh melalui pengumuman di dekanat, rektorat, Kesma BEM FMIPA, media cetak ataupun secara aktif melalui internet. Pengumuman beasiswa dari dekanat biasanya akan diteruskan oleh Kesma BEM FMIPA yang nantinya akan dipasang di mading. Kamu juga dapat menanyakan pada petugas di bagian beasiswa di rektorat. Cara lainnya, kamu dapat memperoleh informasi beasiswa lewat media cetak. Kelemahannya, informasi yang diberikan tidak menentu, Kamu tidak bisa memastikan kapan informasi beasiswa tersebut muncul dan di media mana dia akan muncul. Bertanya pada senior kamu, juga dapat menjadi alternatif pilihan. Bahkan, kamu dapat memproleh informasi lebih dari sekedar yang tercantum di pengumuman.

Berburu beasiswa harus aktif, salah satunya dengan mencarinya di internet. Sebelum mencari beasiswa, persempit kriteria mu, apalagi bagi yang ingin beasiswa luar negeri. Buat kriteria yang jelas, Kriteria-kriteria itu, menolong kamu untuk fokus atas beasiswa-beasiswa yang sesuai dengan keinginan kamu.

Contoh kriteria, misalnya;

Level pendidikan; S1

Lokasi studi; dalam negeri

Ikatan dinas/ perusahaan penyalur beasiswa; tidak

Dan kriteria lainnya yang relevan dan sesuai kebutuhan.

Informasi beasiswa dapat diperoleh melalui milis beasiswa dan newsletter. banyak sekali website yang dibuat untuk mengumpulkan informasi beasiswa, baik untuk dalam negeri, maupun internasional. Website milis beasiswa yang beralamat di http://www.milisbeasiswa.com adalah salah satunya. Milis beasiswa adalah forum diskusi dimana semua member dapat mengirimkan informasi dan / atau pertanyaan ke alamat milis tersebut. Informasi yang diberikan mulai dari informasi beasiswa non-degree (seperti kompetisi esai, travel grant, dll) hingga informasi beasiswa S1, S2 dan S3 tersedia di sini tanpa dibatasi. Berbeda dengan newsletter, Newsletter beasiswa bersifat satu arah. Ini artinya seluruh informasi beasiswa yang ada di newsletter tersebut dikirimkan oleh moderator.

Cara lainnya melalui search engine misalnya Google. Pandai-pandailah memilih kata kunci. Berikut tips menggunakan kata kunci;

“bidang studi” “beasiswa” “tahun ajaran” “Negara tujuan’

Disisi lain, berhati-hatilah terhadap keyword pencarian beasiswa yang sederhana dan website penyedia beasiswa meminta sedikit data pribadi dari anda karena terkadang beberapa layanan pemberi beasiswa hanya memeberikan info yang palsu.

Jika kamu sudah memperoleh jenis beasiswa, kamu perlu membaca persyaratan suatu beasiswa dengan benar dan pastikan kamu mengerti persyaratan yang dibutuhkan. Berbagai persyaratan yang mungkin diminta adalah sebagai berikut:

  • Hasil test TOEFL / IELTS
  • Pengalaman kerja/ organisasi
  • Surat rekomendasi dari dosen atau pembimbing akademik
  • Acceptance letter dari universitas yang kamu tuju
  • Surat rekomendasi dari dosen di universitas yang akan menerima kamu
  • Esai (statement of purpose, motivation statement)
  • dan lain-lain…

Pastikan semua persyaratan tersebut kamu penuhi. Ingatlah bahwa persaingan untuk mendapatkan beasiswa cukup tinggi. Agar tingkat kemungkinan kamu diterima semakin tinggi, tentu saja kamu harus memastikan semua persyaratan dipenuhi dengan baik. “Dengan baik” di sini artinya dikerjakan dengan sempurna sesuai kaidah tertentu. Pahami perjanjian yang mungkin ada. Ini penting, agar kamu tidak terbelit kasus yang berujung di meja hijau.

Terakhir berdoalah agar Allah memberikan yang terbaik. Yup selamat berburu!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s