tentang islam

BUKA MATA, MEREKA ADA!!!


Mengutip sebuah artikel, mungkin tindakan Amina Wadud merupakan tindakan yang sangat sensasional dimasa nya (2005). Ia menjadi imam solat jum’at di salah satu masjid di Newyork dengan 100 jemaah, beberapa diantaranya adalah lelaki.

Lebih ekstrimnya lagi, Sheila Jeffreys, menulis : kaum perempuan telah diberi tahu pengusung ide kebebasan, bahwa karena sekarang kaum erempuan telah setara dengan kaum lelaki maka tidak ada salahnya kaum perempuan ikut menikmati pornografi.

Itulah realita feminis,, sebuah contoh ekstrim dibalik ide sekuler feminisme.
Atas nama perjuangan terhadap hak-hak wanita, kaum feminis berusaha menyetarakan gender. Loh kok Gender? Coz persoalan Gender inilah yang menurut mereka anggap menjadi biang keladi ketidakadilan terhadap perempuan.

Dalam perspektif mereka, peran-peran manusia di masyarakat di pandang timpang. Ada beberapa hal yang dianggap nggak menguntungkan perempuan, misalnya; subordinasi perempuan oleh laki-laki, marginalisasi perempuan dengan menganggap perempuan tidak produktif dan bernilai rendah, penindasan, kekerasan dan penyiksaan terhadap perempuan.

MEREKA ADA KARENA…….
Secara histories,, kedudukan perempuan sebelum islam sangatlah rendah. Mereka nggak menganggap manusia sebagai manusia sempurna. Kaum yahudi misalnya, menganggap perempuan sebagai pangkal kejahatan dan dosa. Perempuan menyebabkan laknat abadi karena telah menggoda adam untuk memakan buah keabadian. Perempuan juga dipandang lebih rendah dalam hal fisik, moral, intelektual dan spiritual.

Bahkan, pada 581 M berlangsung kongres besar bangsa eropa yang berusaha menemukan jawaban “Siapa perempuan itu?” pada kongres tersebut sempat dipertanyakan perempuan itu manusia atau hewan. Akhirnya ditemukan jawaban bahwa perempuan adalah makhluk untuk menghamba lelaki.

Hingga tibalah masa renaissance yang penuh dengan semangat pemberontakan berhasil menggeser teologi gereja yang selama ini menempatkan wanita dengan posisi rendah. Walaupun pada akhirnya muncul ideology tentang HAM, kaum perempuan pada masa itu tetap berada di kelas dua.

Ternyata ideology feminis yang kapitalis itu sendiri ternyata nggak bisa menjadi solusi permasalahan perempuan di tempat asalnya. Kasus pelecehan seksual, single parent dan aborsi, dilema wanita karier dan free sex masih menunjukkan frekuensi yang tinggi.

Inikah sebuah kemajuan peradaban?
Masih relevankah feminisme?

ISLAM–) PROBLEM SOLVING
Islam punya pandangan yang khas tentang muslimah, yaitu; wanita sebagaimana halnya lelaki. Masing-masing nggak berbeda bahkan nggak punya keistimewaan.
Rasulullah bersabda.” Sesungguhnya kaum wanita setara dengan kaum wanita” (Hr. Abu Dawud & An Nasai)

Sementara itu, aktivitas yang dilakukan oleh lelaki dalam posisinya sebagai lelaki ataupun sebaliknya pada perempuan, sesungguhnya telah dibedakan berdasarkan tabiat mereka. Misalnya, lelaki memiliki kewajiban mencari nafkah dan wanita mengurus rumah tangga. Itu sudah fitrah, tapi Islam tidak melarang bila wanita bekerja di sektor public karena itu merupakan bagian dari amar ma’ruf nahi munkar.

Kekhususan peran bukan berarti pembedaan gender tapi semata-mata pembagian tugas yang dipandang sama-sama penting dan bersifat saling melengkapi demi terselenggaranya kehidupan yang seimbang.
“ Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan ) yang makruf dan mencegah dari yang mungkar…” (QS. At Taubah: 71)

Islam juga tidak menjadikan peran kehidupan sebagai penentu kualitas hidup manusia. Tolok ukur kemuliaan seseorang berdasarkan ketakwaannya buka sedikit banyak peran atau aktivitas yang dilakukan. Allah swt berfirman,

“Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi kamu adalah orang yang paling bertakwa diantara kamu.”

Itulah sedikit catatan kecil mengenai feminisme..walaupun masih banyak lagi sisi pemikiran feminisme yang bisa terjawab melalui Islam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s