tanpa kontrasepsi
Posted by filzahazny on November 2, 2009
Untuk kontrasepsi/menghindari kehamilan
- Lendir mungkin berubah pada hari yang sama. Periksa lendir setiap kali ke belakang dan sebelum tidur, kecuali ada perasaan sangat basah waktu siang. Setiap malam sebelum tidur, tentukan tingkat yang paling subur (lihat kode diatas) dan beri tanda pada catatan ibu dengan kode yang sesuai.
- Pantang senggama untuk paling sedikit satu siklus sehingga ibu akan kenali hari-hari lender, mengenali pola kesuburan dan pola dasar ketidaksuburan ibu dengan pelatih/guru KBA.
- Hindari senggama saat waktu haid. Hari-hari itu tidak aman; pada siklus pendek, ovulasi dapat terjadi pada hari-hari haid.
- Pada hari kering setelah haid, aman untuk bersenggama selang satu malam (aturan selang-seling). Ini akan meghindari ibu bingung dengan cairan sperma dan lendir.
- Segera setelah ada lender jenis apa juga atau perasaan basah muncul. Hindari senggama atau kontak seksual. Hari-hari lender terutama hari-hari lendir subur, adalah tidak aman. (Aturan awal atau jika hari basah ibu akan memperoleh bayi)
- Tandai hari akhir dengan lendir jernih, licin dan mulur dengan tanda X. Ini adalah hari puncak; ini adalah hari ovulasi dan adalah hari yang paling subur.
- Setelah hari puncak, hindari senggama untuk 3 hari berikut siang dan malam. Hari-hari ini adalah tidaka aman (aturan puncak). Mulai dari pagi hari keempat setelah kering, ini adalah hari-hari aman untuk bersenggama sampai hari haid berikutnya bila ingin menghindari kehamilan.
- Pada siklus yang tidak teratur seperti pasca persalinan atau pramenopause maka perlu memperhatikan (Pola dasar ketidaksuburan) dimana ada waktu 1-2 hari subur yang menyelingi di antara hari-hari tidak subur. Ibu harus mengamati perubahan ini dan bila PDTS sudah pulih kembali dan berlangsung minimal 3 hari berturut-berturut tanpa perubahan maka senggama boleh dilakukan (Aturan sabar menunggu /wait and see Rule)