blognya farmasis muda

asam manis hidupku..

  • it’s me!

    asam manis hidupku..
    nyummy

Pemanasan Global Hantui Warga Dunia

Posted by filzahazny on February 16, 2008

Para pakar lingkungan dunia selama bertahun-tahun telah mencoba
mengumpulkan bukti-bukti ilmiah yang dapat menjelaskan fenomena alam
ini, dan hasilnya cukup mengejutkan yaitu berupa, iklim mulai tidak
stabil pada bulan Juni 1998 di Tibet terjadi gelombang udara panas,
temperatur berkisar 25 derajat Celcius selama 23 hari, kejadian
tersebut belum pernah terjadi sebelumnya. Kawasan Siberia, Eropa Timur
dan Amerika Utara yang dikenal udaranya sangat membekukan tulang kini
mulai menghangat.

Sementara Kairo pada Agustus 1998 tercatat suhu udara menembus angka
410 C. Pada Agustus 1998 di Sidney Australia terjadi badai besar
disertai hujan dengan curah hujan mencapai tiga kali ukuran normal.
Sementara di Indonesia, Meksiko dan Spanyol terjadi musim kering
berkepanjangan akibat dipicu oleh badai tropis yang berujung pada
terbakarnya hutan dengan luasan kumulatif mencapai jutaan hektar.

Fenomena alam lainnya adalah, naiknya permukaan air Laut di kawasan
kepulauan Bermuda Amerika Tengah dilaporkan bahwa air laut telah
meluap melampaui batas air payau dan memusnahkan areal hutan bakau di
kawasan tersebut. Hal serupa juga terjadi di Indonesia, dimana
sejumlah daerah pesisir dihadapkan oleh kenaikkan permukaan air laut
yang telah mengakibatkan kerugian materi yang dialami sebagian besar
penduduk yang bermukim di sekitar kawasan pesisir pantai.

Mencairnya es di kutub utara akan menyebabkan permukaan air laut
meningkat sehingga pulau-pulau kecil akan tenggelam. Sudah barang
tentu, ini merupakan ancaman yang serius bagi Indonesia sebagai negara
kepulauan. Sementara di Fiji terjadi penyusutan garis pantai sepanjang
15 cm per tahun selama 90 tahun terakhir ini. Berdasarkan hasil
penelitian IPCC (1990) permukaan air laut telah naik sekitar 10-20 cm
pada masa abad terakhir ini. Bila angka kenaikan permukaan air laut
ini sampai menyentuh kisaran angka 20-50 cm maka habitat di daerah
pantai akan mengalami gangguan bahkan musnah.

Sedangkan peningkatan sebesar 1 meter diprediksi akan mampu menggusur
puluhan juta orang akibat terendamnya kota dan desa dikawasan pesisir,
lahan pertanian produktif akan hancur terendam dan persediaan air
tawar akan tercemar.

Sementara itu populasi penguin jenis Adeline di Antartika berkurang 33
persen dalam masa 25 tahun terakhir akibat surutnya permukaan lautan
es. Team peneliti dari Kanada melaporkan bahwa jumlah rusa kutub Peary
menurun drastis jumlahnya dari 24.000 pada tahun 1961 menjadi hanya
sekitar 1.000 pada tahun 1997 akibat perubahan iklim yang cukup
ekstrim.

Perubahan iklim terutama peningkatan suhu juga menyebabkan penyebaran
berbagai penyakit berlansung cepat, bahkan memicu munculnya beberapa
serangan penyakit yang sebelumnya belum pernah ada pada daerah
tertentu. Sebut saja di Papua tahun 1997, penyakit malaria terdeteksi
untuk pertama kalinya pada pemukiman di ketinggian 2.100 meter dari
permukaan laut. Meskipun dampak yang ditimbulkan akibat pemanasan
global amatlah mengerikan hal ini bukan berarti kita tidak bisa
berbuat sesuatu.
http://etalasehijau.blogspot.com/2007/07/pemanasan-global-hantui-warga-dunia.html
14:58


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>