Green masjid, Green Earth

Posted: February 15, 2011 in Uncategorized

Skripsi Ramah Lingkungan

Posted: February 15, 2011 in lingkungan kita

Kertas menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menunjang pendidikan. Walaupun teknologi digital menjadi alternative, kebutuhan kertas masih menjadi pendukung utama mengingat akses teknologi masih belum menjangkau semua lapisan masyarakat. Hasil survey oleh Spire Research pada Maret 2008, diperoleh data bahwa terjadi peningkatan konsumsi kertas oleh 40% perusahaan di Indonesia

Konsumsi kertas yang semakin meningkat dapat pula menimbulkan kerusakan hutan. Sebanyak 70% hutan di Indonesia hilang setiap tahunnya akibat produksi kertas. Hal itu disebabkan serat kayu merupakan bahan baku utama dalam pembuatan kertas. Setiap produksi 1 kg kertas, dibutuhkan 3 kg kayu. Menurut Rainforest Information Center, pohon dengan lebar 2.67 meter, panjang dan tinggi masing-masing 1.3 meter dapat menghasilkan 0.5-1 ton kertas atau 942.100 halaman buku atau 4.384.000 perangko atau 2700 eksemplar koran. Sementara itu, diperkirakan dibutuhkan sekitar 97 juta pohon untuk memproduksi kertas yang dibutuhkan oleh angkatan kerja di Indonesia. Angka tersebut tentu saja belum termasuk kebutuhan profesi dan aktivitas lain yang menggunakan kertas.

Paparan diatas jelas mengemukakan bahwa biaya lingkungan yang harus dibayar sebagai akibat penggunaan kertas bahkan jauh melebihi nilai produksi kertas yang hanya Rp 22,00 per lembar kertas HVS A4. (Pratiwi,2010)
Untuk mengurangi kerusakan lingkungan tersebut, diperlukan tindakan alternatif yakni dengan pengurangan konsumsi kertas. Institusi pendidikan salah satunya Perguruan Tinggi memiliki kewenangan besar khususnya dalam penerapan kebijakan khususnya dalam hal pnggunaan kertas.
Penggunaan kertas bolak balik akan mengurangi penggunaan kertas sebanyak 50%. Pembuatan skripsi misalnya, di Universitas Indonesia, Skripsi dibuat minimal rangkap 3, dengan rata-rata 100 halaman/skripsi. Jika diasumsikan tiap universitas melakukan hal yang sama, dengan lulusan perguruan tinggi sebanyak 200 ribu pertahun, maka terdapat 60 juta lembar kertas yang setara dengan 4,8 juta ton kertas HVS berat 80 gram. Jika 1 kg kertas membutuhkan 3 kg kayu, maka kayu yang dibutuhkan mencapai 14,4 juta ton kayu untuk memenuhi kebutuhan skripsi saja. Penggunaan kertas bolak balik akan mengurangi kebutuhan kayu, sehingga penebangan pohon pun diharapkan berkurang menjadi setengahnya. Sebuah fakta yang menarik adalah, penghematan penggunaan kertas sebanyak 10% dapat mencegah 1,6 juta ton emisi gas rumah kaca yang setara dengan menarik 280.000 mobil dari jalanan. Begitu pula apabila setiap orang mampu menyelamatkan sisi kertas yang tidak digunakan tentu akan dapat menyelamatkan bumi dari emisi global warming. (Pratiwi, 2010)
Hal lain yang perlu dilakukan adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam penyimpanan arsip, media pembelajaran serta kegiatan administrasi. Hal ini tentu akan mengurangi jumlah konsumsi pohon lebih banyak. Hal-hal kecil tersebut perlu dilakukan khususnya oleh perguruan tinggi di Indonesia. Sehingga pohon-pohon yang harus ditebang semakin berkurang dan memperkecil kerusakan hutan yang menjadi paru-paru dunia.

Sumber:
Pratiwi Eka Puspita (2010) Langkah Sederhana “Paperless Concept” dalam Menyelamatkan Hutan. http://www.mediaindonesia.com/webtorial/klh/?ar_id=NzQzMg==

30 Persen Lulusan Perguruan Tinggi Menganggur (2010) http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/02/15/78005/30-Persen-Lulusan-Perguruan-Tinggi-Menganggur

YooHa

Posted: January 29, 2011 in uneg-uneg

Assalamualamualaykum

Alhamdulillah kepegang juga blognya..wkwkwk, setelah sekian lama ku tinggalkan dirimu huhuhu karena Usulan penelitian dkk. Btw tahun baru, semester bru, planning baru dengan orang yang sama insya allah.

siap2 menghadapi tantangan ke depan nih

yooHa!!

Bismillahirramanirrahim…

C..I..N..T..A

Posted: January 1, 2011 in uneg-uneg

I never let you go…

Pernahkah Anda merasakan?

Bahwa Anda mencintai seseorang, meski Anda tahu ia tidak sendiri lagi, dan meski Anda tahu cinta Anda mungkin tidak berbalas, tapi Anda tetap mencintainya…

Pernahkah Anda merasakan?

Bahwa Anda sanggup melakukan apa saja demi seseorang yang Anda cintai, meski Anda tahu ia takkan pernah peduli ataupun ia peduli dan mengerti, tapi ia tetap pergi ?!

Pernahkah Anda merasakan?

Betapa hebatnya cinta, tersenyum kala terluka, menangis kala bahagia, bersedih kala bersama dan tertawa kala berpisah…?

Saya pernah,,,

Saya pernah tersenyum meski saya terluka…

Karena saya yakin Tuhan tidak menjadikannya untuk saya…

Saya pernah menangis kala bahagia…

Karena saya takut kebahagiaan cinta ini akan sirna begitu saja…

Saya pernah bersedih saat bersamanya…

Karena saya takut, saya akan kehilangan dia suatu saat nanti…

Dan,,,

Saya juga pernah tertawa saat berpisah dengannya…

Karena sekali lagi, cinta tak harus memiliki…

Dan Tuhan pasti telah menyiapkan cinta yang lain untuk saya…

Saya tetap bisa mencintainya, meski ia tidak bisa saya rengkuh dalam pelukan…

Karena memang cinta ada dalam jiwa, dan bukan ada dalam raga…

Semua orang pasti pernah merasakan cinta…

Baik dari orang tua… sahabat… kekasih…dan akhirnya dari pasangan hidupnya…

Mungkin…

Akan tiba saatnya dimana Anda harus berhenti mencintai seseorang…

BUKAN karena orang itu berhenti mencintai Anda,,,

Melainkan karena Anda menyadari bahwa orang itu akan LEBIH BERBAHAGIA apabila Anda MELEPASKANNYA

Lihat…

Tunggu…

Cinta akan datang dan memenuhi tujuannya…

Karena cinta yang murni adalah cinta yang hanya mengenal satu kata:

 MEMBERI

 Itulah Cinta….

_kata2 seorang teman; dengan beberapa perubahan_

 (dari facebook teman)

Cerita yang mengejutkan

Posted: January 1, 2011 in uneg-uneg

Siang hari, angin semilir berhembus. Benar-benar waktu yang tepat untuk tidur siang. Waktu itu pelajaran bahasa Indonesia, guruku berbaik hati menceritakan sebuah cerita pendek berjudul kupu-kupu di bantimurung. Cerita terasa hidup saat beliau bercerita. Cerita berawal dari sebuah kehidupan suami istri yang damai. Cerita hanya berkisah tentang kehidupan rumah tangga sehari-hari, tentang suami yang mencari nafkah dan istri yang menjadi ibu rumah tangga. Lama-kelamaan cerita semakin membosankan karena cerita hanya berputar pada drama suami istri, hingga membuatku terkantuk-kantuk. Beberapa orang temanku bahkan ada yang tertidur. Walaupun demikian, aku berusaha menyimak apa yang beliau ceritakan karena aku duduk di kursi paling depan. Hingga pada suatu saat cerita berkisah pada meninggalnya sang suami karena kecelakaan. Perasaan kehilangan sang istri serta ungkapan penulis tentang perasaan sedihnya sang istri karena belum sempat memberikan kabar gembira kehamilannya, digambarkan dengan baik oleh penulis. Cerita diakhiri dengan pertemuan sang istri dengan kupu-kupu di bantimurung yang ia duga adalah jelamaan suaminya. Kupu-kupu yang mengantarkan istrinya pada wanita lain yang ternyata adalah istri kedua dari suaminya. Sontak, kelas yang mati menjadi riuh dengan akhir cerita yang mengejutkan. Saya lupa siapa penulisnya,dan saya salut karena beliau cerdas membawa pembaca ke klimaks. Terkait cerita tersebut, saya tidak dapat membayangkan bagaimana perasaaan istri pertama (remuk redam T-T…) ketika suaminya menikah diam-diam dengan wanita lain. Melihat perilaku baik dari suaminya selama ini, tidak ada yang menyangka bahwa ia akan mendua. Benar-benar mengejutkan.

semogaa

Posted: October 16, 2010 in uneg-uneg

dari kemarin ingin sekali nyusun pkm..tapi knp ga kesampaian sampe sekarang..

..huhhuhuhu

modem ilang..

semoga semua bisa dilewati

insya allah bisa..

10/10/10

Posted: October 10, 2010 in Uncategorized

percaya tanggal 10/10/10 ? angka cantik sih, sampe tiap ibu ingin melahirkan di tahun itu, bulan itu, tanggal itu. selain bikin repot dokter di rumah sakit bikin repot penghulu juga hehehe. kita tunggu aja tanggal 11/11/11 atau 12/12/12. tapi sayang, 13/13/13  ga ad :( ….

siang itu

Posted: October 10, 2010 in uneg-uneg

seperti biasa, setelah dari kampus, saya pulang lewat pasar.  kemudian, mampir sebentar untuk beli payung. tadinya mau beli payung warna ungu karena saya memang suka warna ungu tapi batal, karena warna ungu memancarkan energi tinggi,, inget rumus E= 1/lamda dimana lamda adalah panjang gelombang.. akhirnya pilihan jatuh ke warna hijau^^

ibu2 penjualnya, bertanya kpd saya, ”beli tas dimana dik?” trus berlanjut nanya2 harga. hmm jadi inget ortu..setiap ortu pasti mikirin anak2nya sampe hal2 kayak gitu, ya.. hal-hal kecil yang mungkin ga terfikirkan kita sebagai anak dan kalo inget ibu2 itu tadi dia rela berpanas2 jualan payung u/ beli tas anaknya yang menurut saya agak lumayan. dan dipojok2 pasar lainnya masih banyak cerita ibu-ibu yang berjuang untuk menghidupi anak-anaknya.

Hari itu, hari pertama aku mengajar dalam sebuah kelas di sebuah bimbingan belajar. Aku akan mengajar beberapa tingkat kelas sekaligus dalam kelas tersebut, yakni kelas 4, 5 dan 6. Suara riuh dan berisik menyambut kedatangan ku saat itu. Mengajar anak-anak bukanlah hal yang mudah ternyata. Belum selesai menerangkan teori, dua anak yang duduk dibelakang sudah ribut. Saling ejek, bekejar-kejaran bahkan saling pukul menjadi aktivitas yang tidak dapat dihindarkan. Seorang anak ada yang menjadi bahan ejekan oleh teman-teman lainnya.  Namun, setelah proses belajar berakhir mereka berteman kembali, seolah tidak ada masalah diantara mereka. Mereka pulang bersama, tertawa bersama. 

Read the rest of this entry »

krik krik krik

Posted: August 21, 2010 in uneg-uneg

Tadi display MII, trus ke perpus pusat. Baca2 tesis(padahal pengen copy, tapi 1000 per lembarnya hiks3).. ehh ketemu temen.. Kalo udah ketemu sama akhwat ini, panjaaaaaang banget ceritanya. Ibu2 lewat aja bisa jadi bahan cerita.. nah lagi asik2 ngobrol tentang ekstraksi di jalan samping FISIP, si ibu nanya..”dik, fakultas teknik dimana ya?” Temen saya jawab bgni..”nanti kalo ketemu belokan, belok aja bu.(bla bla). trus ketemu musola, trus lewat jembatan, nah ketemu deh fakultas teknik). Ketika ibu2 itu jauh, saya nyletuk, “nanti Tanya aja sama orang2 yang lagi OKK, kan disitu banyak.” Dia nambahin lagi,,oh yang lebih mudah sih naik ojek kasih 5 ribu, sampe tujuan deh. dasar !! Percaya atau ga, teman ngobrol itu “cocok2 an’’. Kadang, orang yang baru kenal pun bisa jadi teman ngobrol yang menyenangkan bahkan nenek2 sekalipun. Hehe. Pernah baca, juga connect dan nyamannya kita bersama teman, juga tergantung dari ikatan dan kesamaan emosi yang dimiliki.

Emosi memiliki fungsi-fungsi vital bagi manusia. Emosi yang dialami manusia menjadikan manusia mampu menimbulkan respon berdasarkan informasi yang diterimanya.Apa jadinya jika hubungan sosial Anda dengan orang lain tanpa ada emosi? Hubungan itu hambar saja. Tidak akan ada rasa dekat yang terbangun. Adanya emosi yang positif seperti rasa bahagia, penerimaan, sayang, kegembiraan, kedamaian, akan membuat hubungan sosial yang ada semakin erat. Anda semakin dekat dengan teman-teman Anda karena terbangunnya emosi yang positif yang terus menerus lebih kuat dalam hubungan itu. (psikologionline.com)

pernah mengalami, ga? Sudah mengenal dan bertahun-tahun bareng, tapi ga merasakan “konektivitas” itu..

krik krik krik